TEMPAT WISATA API ABADI DI INDONESIA

Seperti namanya, api abadi adalah api yang tidak bisa dipadamkan meskipun terkena hujan dan badai. Mungkin anda pernah mendengar tentang api abadi “Door to Hell” di Turkmenistan dan Burning Mountain di New South Wales, Australia, tapi jangan salah, di Indonesia potensi gas alamnya sangat tinggi sehingga juga terdapat beberapa api abadi. Apa sajakah dan dimanakah itu?

1. Api Abadi Kayangan Api

Api Abadi Kayangan Api terdapat di Bojonegoro, Jawa Timur lebih tepatnya di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur atau sekitar 15 kilometer di selatan Kota Bojonegoro. Kayangan Api dijadikan wisata alam dan sudah direnovasi, sekarang di Kayangan Api telah dibagun pendopo, tempat jalan, dan beberapa fasilitas umum lainnya.

Api Abadi Kayangan Api sering dikunjungi oleh wisatawan-wisatawan domestik yang penasaran dengan Api abadi yang satu ini. Api Abadi Kayangan Api juga sering digunakan untuk beberapa upacara penting.

Kayangan Api terbentuk akibat formasi geologi alam yang menyebabkan keluarnya gas alam dari bawah tanah dengan tersulut api. Hal ini menyebabkan Api Abadi Kayangan Api menjadi tidak bisa padam meski diguyur hujan deras sekalipun.

Kayangan Api hampir tak terlihat di siang hari akibat terangnya cahaya, namun sebagai gantinya Kayangan api sangat indah di malam hari.

2. Api Abadi Mrapen

Api Abadi Mrapen terletak di Kabupaten Grobongan Jawa Tengah. Api Abadi ini ditemukan pada abad ke 15 dan cukup terkenal di Indonesia. Sebab api ini pernah digunakan untuk menyalakan obor Pekan Olahraga Nasional atau yang biasa disingkat PON. Mulai dari Pekan Olahraga Nasional X tahun 1981, HAORNAS, dan POR PWI pada tahun 1983.

Ada sebuah legenda yang mengatakan bahwa api ini tercipta ketika Sunan Kalijaga  dan teman-temannya sedang kediginan, lalu Sunan Kalijaga menancapkan tongkatnya ke tanah, lalu saat dicabut keluarlah api abadi Mrapen.

Seperti halnya Api Abadi Kayangan Api, Api Abadi Mrapen juga tidak bisa padam meski hujan deras dan angin kencang datang.

3. Api Tak Kunjung Padam – Pamekasan, Madura

Api Tak Kunjung Padam merupakan api abadi yang terletak di Pamekasan, Madura. Api Tak Kunjung Padam atau yang sering disebut Api Abadi Pamekasan ini dilingkari oleh sebentang pagar.

Api Tak Kunjung Padam juga mempunyai legenda yang mirip dengan legenda Api Abadi Mrapen. Konon katanya Api ini tercipta karena tongkat yang ditancapkan oleh seseorang yang memiliki julukan “Ki Moko”.

Apabila ada hujan deras disertai angin kencang, api ini tetap akan mati, meski begitu setelah hujan selesai api ini hidup kembali.

Sekarang, Api Tak Kunjung Padam dijadikan tempat wisata yang buka 24 jam penuh. Karcis untuk masuk ke kawasan ini relatif murah yaitu Rp. 1.500,- untuk motor dan kendaraan roda 2 dan Rp.5000,- untuk mobil dan kendaraan beroda 4. Api Tak Kunjung Padam paling indah dilihat di malam hari, hal ini lah yang menyebabkan Api Tak Kunjung Padam sering digunakan untuk perkemahan dan jambore.

4. Api Abadi Bekucuk

Bekucuk? Pasti anda berpikir kalau kata “Bekucuk” cukup aneh untuk sebuah tempat wisata kan. Nama Bekucuk sendiri diambil dari nama daerah tempat api bekucuk berada, yaitu di Dusun Bekucuk, Desa Tempuran, Kecamatan Soko, Mojokerto, Jawa Timur.

Api ini baru ditemukan pada tahun 1993, menurut penduduk setempat Api Abadi Bekucuk ini sudah ada ratusan tahun yang lalu dan digunakan pada masa kerajaan Majapahit untuk membuat keris dan persenjataan lainnya.

Apabila anda ingin mengunjungi dan melihat keindahan api abadi yang satu ini, sebaiknya anda kunjungi saat petang atau malam hari, karena pada malam hari Api Abadi Bekucuk tampak terlihat begitu terang dan menakjubkan.

Akses ke tempat wisata ini cukup mudah, karena hanya terletak kurang lebih 3 kilometer dari kota Mojokerto.

5. Api Abadi Sungai Siring

Api Abadi Sungai Siring terdapat di Dusun Bambu Kuning Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda, Kalimantan Utara.

Api Abadi Sungai Siring merupakan sumber api yang digunakan untuk menyalakan obor Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII pada tahun 2008.

 

sumber: https://infindonesia.blogspot.co.id/2015/12/wisata-api-indonesia.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *